Selasa, 20 Desember 2011

Produk Asli Indonesia Kalahkan Teknologi RIM

Leluconkah judul diatas? Tidak! Produk Asli Indonesia mampu memperbaiki kelemahan teknologi RIM dalam produk Blackberry. Pernyataan tersebut merupakan hasil pengalaman penulis menggunakan produk asli tersebut untuk mengatasi kelemahan teknologi RIM. Kelemahan tersebut mungkin saja menjadi keluhan yang bersifat umum dialami oleh pengguna Blackbery.

Apakah anda pengguna Blackberry, khususnya yang menggunakan trackball? Apa yang sering anda keluhkan dengan trackball pada Blackberry? Tidak sensitif, tidak bisa berputar sehingga tidak mampu mengarahkan cursor sesuai yang kita inginkan. Kelemahan ini menjadi keluhan pengguna Blackberry yang ber-trackball. Solusi yang sering disampaikan adalah ganti tracball, dan selesaikan keluhan anda.

Trackball ngadat dan kurang sensitif dapat diatasi tanpa harus mengganti trackball. Dan solusi ini mungkin sudah banyak diketahui oleh para pengguna Blackberry yang bertrackball. Bagi mereka, solusi ini bukan sesuatu yang istimewa atau harus dibanggakan. Namun, dibalik keumuman dan biasanya solusi tersebut menyimpan hal yang luar biasa dan patut dibanggakan.

Apakah solusi tersebut sehingga dinyatakan sebagai produk asli Indonesia yang mampu mengalahkan teknologi RIM? Minyak kayu putih. Ini bukan bicara tentang merek suatu produk, melainkan hanya produk - produk an sich. Ketika trackball BB anda ngadat atau macet, oleskan-lah (jangan disiram) minyak kayu putih dengan cotton butt. Tunggu beberapa saat dan lihat hasilnya.

Minyak kayu putih mampu ‘melicinkan’ trackball macet atau ngadat. ‘Temuan’ ini mungkin biasa, tetapi apabila direnungkan merupakan hal luarbiasa. Pertama, teknologi canggih ternyata ‘kerusakan’ atau kelemahannya mampu diatasi dengan minyak kayu putih. Minyak kayu putih begitu compatibel dengan trackball BB, dan mampu menyederhanakan kerumitan kelemahan teknologi canggih.

Kedua, minyak kayu putih sebenarnya seperti kita ketahui kegunaannya untuk menghangatkan tubuh bayi, mengobati gatal2 akibat gigitan nyamuk atau serangga, mengurangi demam atau flu. Namun dibalik kegunaannya itu mampu mengatasi kelemahan teknologi. Ketiga, bahwa kemungkinan cara mengatasi macet trackball dengan menggunakan minyak kayu putih hanya ada di Indonesia

Akhir kata, bagi kompasianer yang belum mengetahui cara mengatasi macetnya trackball semoga berani mengambil langkah untuk menggunakan minyak kayu putih. Sedangkan bagi yang sudah mengetahui, berbanggalah dengan potensi ‘dasyat’ minyak kayu putih terhadap teknologi RIM.

Minggu, 18 Desember 2011

California Fried Chicken, Asli Indonesia

California Fried Chicken didirikan pada tanggal 13 Desember 1983, merupakan bagian dari kelompok usaha Pioneerindo Gourmet International Tbk,yang bergerak dalam jaringan restoran cepat saji. 

Mengawali kiprahnya di khasanah makanan cepat saji Indonesia dengan merek dagang California Pioneer Chicken, Perusahaan menjadi salah satu perintis kehadiran menu siap saji ayam goreng bercitra rasa internasional yang hingga saat ini telah menjadi makanan favorit di berbagai lapisan masyarakat di negeri ini. Sejak tahun 1988 hingga kini, eksistensinya makin mengakar di tengah masyarakat dengan merek dagang ” California Fried Chicken “. Yang ini juga asli Indonesia

Sabtu, 17 Desember 2011

Notebook Byon


di saat persaingan pasar notebook di indonesia, ada satu produk namanya byon., produk ini terkenal murah, kenapa? karena ini produk indonesia . jadi kalo buat di indonesia ga kena pajak macem macen, so jadi lebih murah.

kalo soal kualitas? byon sendiri mempunyai konsep unik yaitu konsep notebook yg dapat di upgrade menjadi komputer destkop. produk ini juga ga kalah ama produk2 lain.

kehadiran byon juga membuktikan bahwa indonesia juga mampu membuat teknologi canggih!!

Polygon, Produk Asli Indonesia

Polygon,  merek terkenal ini ternyata asli made in Indonesia.  Sepeda buatan PT Insera Sena ini sudah diproduksi lebih dari 20 tahun dan diekspor setidaknya ke 30 negara di dunia. Sepeda lokal ini asli buatan Sidoarjo, Desa Wadungasih, Bunduran Jawa Timur yang sudah tersebar di beberapa benua. Untuk Benua Asia, sepeda tersebut telah diekspor ke Jepang, Korea, Singapura dan Malaysia. Untuk Eropa, sepeda Polygon telah dipakai penduduk Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Australia, Swiss, Yunani, Denmark, Swedia, Finlandia, Norwegia, Rusia sampai Polandia. Selanjutnya di Benua Amerika antara lain AS, Kanada, Costa Rica dan Argentina. Sedangkan di Afrika, sepeda Polygon dikirim ke Mauritius dan Afrika Selatan. Sepeda kelahiran Sidoarjo juga dipasarkan di Australia, Selandia Baru dan Kepulauan Fiji.

Produksi sepeda pertahun mampu mencapai 550.000 sepeda oleh PT Insera Sena. Diekspor sebanyak 70% dan sisanya untuk pasa lokal. Sepeda yang diproduksipun mempunyai bermacam-macam model seperti Mountain Bike, Racing Bike, City Bike, BMX, Junior & Kids Bike dan special bike telah lahir dari tangan 580 karyawan di Sidoarjo. Komponen yang dipakai untuk merakit sepeda tersebut 50-60% adalah bahan lokal, khususnya untuk bagian rangka. Harga jualnya juga mencakup berbagai range, mulai dari Rp 1 juta-60 juta. Ekspansi dengan menambah satu pabrik lagi untuk bisa memproduksi paling tidak 1400 unit sepeda perhari atau lebih sudah direncanakan.

Byson, Produk Asli Indonesia

Kehadiran Yamaha Byson di pasar otomotif Indonesia hanya tinggal menghitung hari saja. Motor yang pertama kali hadir di India ini ternyata memiliki cerita lain dibalik peluncuranya. Byson yang didesain menyerupai Yamaha FZ6 ternyata hasil penelitian dan pengembangan dari tim product planning Yamaha Indonesia.

Sejak tahun 2007 lalu, PT. YMKI telah mengembangkan produk Byson yang disesuaikan dengan karakter masyarakat Indonesia dan menganggap model ini (street fighter) akan menjadi trend.

Lantas mengapa Byson lebih dulu hadir di India ketimbang di Indonesia?

Menurut Muhamad Abidin selaku Manager Technical Support PT YMKI, kehadiran Byson di India dikarenakan Yamaha India sedang membutuhkan model baru. Karena itu, model yang dikembangkan di Indonesia dihadirkan untuk Yamaha India.

“Sekitar tahun 2007, tim product planning Yamaha Indonesia mengembangkan produk yang disebut sebagai Byson. Saat Yamaha Motor Corporation membeli dan memiliki saham lebih besar di Yamaha India, Yamaha Motor merasa perlu menghadirkan model baru untuk pasar India dan digunakanlah Byson hasil pengembangan tim Yamaha Indonesia,” jelas Abidin.

Masih menurut lelaki berperawakan jangkung ini, Byson yang hadir di India murni seluruhnya hasil pengembangan dari tim Yamaha Indonesia, termasuk nama Byson itu sendiri.

Model Byson yang hadir di India, kata Abidin, tentunya berbeda dengan model Byson yang hadir di Indonesia. Karena masyarakat Indonesia merupakan konsumen paling kritis masalah kualitas.